Mading AFIIQ Meriah Dan Terarah

Senin, 11 April 2011

ISLAMNYA BILAL BIN RABAH AL HABSYI R.A. DAN PENDERITAANNYA

afiiq edisi juni 2010

Bilal bin Rabah Al Habsyi r.a. adalah seorang sahabat Nabi yang terkenal. Dia adalah seorang mu’adzdzin (juru adzan) di Masjid Nabawi. Sebelumnya, ia seorang hamba sahaya milik salah seorang kafir Quraisy, kemudian memeluk islam. Keislamannya menyebabkan Bilal r.a. mengalami banyak penderitaan dan kesengsaraan akibat perbuatan orang-orang kafir. Umayah bin Kholaf adalah seorang kafir yang paling keras memusuhi orang islam, dia telah membaringkan Bilal r.a. di atas padang pasir yang panas membakar ketika matahari sedang terik sambil menindihkan batu besar di atas dadanya, sehingga Bilal r.a. tidak dapat menggerakkan badannya sedikit pun. Umayah berkata,”Apakah Kamu bersedia mati dalam keadaan seperti ini? Ataukah Kamu mau terus hidup, dengan syarat Kamu tinggalkan agama islam?” Walaupun Bilal r.a. disiksa seperti itu, namun dia berkata, “Ahad, Ahad!” (maksudnya, Allah Maha Esa).

<!-- more --> Pada malam harinya, Bilal r.a. diikat dengan rantai, kemudian dicambuk terus menerus hingga badannya luka-luka. Pada siang harinya, dia dibaringkan kembali di atas padang pasir yang panas. Tuannya berharap Bilal r.a. akan mati dalam keadaan seperti itu. Orang kafir yang menyiksa Bilal r.a. silih berganti, suatu kali Abu Jahal yang menyiksanya, terkadang Umayah bin Kholaf, bahkan orang lain pun turut menyiksanya juga. Mereka berusaha sekuat tenaga untuk mmenyiksa Bilal r.a. dengan siksaan yang lebih berat lagi.

Tidak ada komentar:

Sumber: http://eltelu.blogspot.com/2012/03/cara-memasang-custom-google-translate.html#ixzz2ErfvM2Di